dsdmo – Bidang Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar kegiatan Scholarship Academy pada Selasa 10 Februari 2026. Bertempat di Ruang Pelatihan DSDMO, acara ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para dosen dalam mengakselerasi kualifikasi akademik mereka ke jenjang tertinggi.
Dalam sambutannya, Kasubdit Perencanaan dan Pengembangan SDM, Aad Satria Permadi, S.Psi., M.A., Ph.D., memberikan pesan mendalam kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa motivasi menempuh studi lanjut tidak boleh berhenti pada pencapaian prestasi akademik semata.
“Tidak hanya mengejar beasiswa menjadi doktor atau profesor, tetapi yang terpenting adalah tanggung jawab di akhirat,” ujar Aad Satria Permadi, S.Psi., M.A., Ph.D. saat memberikan motivasi di hadapan para dosen.
Menurutnya, peningkatan strata pendidikan harus berbanding lurus dengan kemaslahatan yang diberikan kepada masyarakat dan institusi. Gelar akademik yang tinggi membawa beban moral dan spiritual yang akan dipertanggungjawabkan di kemudian hari.

Kegiatan Scholarship Academy kali ini diikuti oleh 19 dosen dari berbagai fakultas di lingkungan UMS. Komposisi peserta terdiri dari 17 dosen berpendidikan S2 yang tengah bersiap melanjutkan studi ke jenjang S3, serta 2 dosen dengan status izin belajar yang berfokus mengajukan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Program ini merupakan langkah strategis universitas untuk meningkatkan jumlah doktor. Aad Satria Permadi, S.Psi., M.A., Ph.D. juga menjelaskan bahwa pendampingan ini mencakup strategi menembus beasiswa pemerintah maupun luar negeri, sehingga para dosen memiliki kesiapan matang dari sisi administrasi maupun substansi riset.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para dosen tidak hanya sukses meraih pembiayaan studi, tetapi juga memiliki keteguhan niat untuk memajukan dunia pendidikan demi pengabdian yang lebih luas. Melalui pendampingan intensif, UMS berkomitmen mencetak tenaga pendidik yang unggul secara intelektual dan memiliki integritas moral yang kuat.
Penulis: Regi Febrianto
