SURAKARTA – Dsdmo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi tenaga kependidikan bertajuk “A+ Push The Limit”. Agenda intensif ini berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu, 9–11 April 2026, bertempat di ruang pertemuan hotel Griya Persada dengan suasana yang penuh semangat dan motivasi.
Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan penyegaran sekaligus pembentukan karakter bagi para pegawai di lingkungan kampus. Acara dihadiri langsung oleh Wakil Rektor IV UMS, seluruh Kepala Subdirektorat (Kasubdit), Kepala Urusan (Kaur), serta jajaran staf DSDMO yang mendampingi para peserta dari unsur tenaga kependidikan (tendik) seluruh unit di UMS.

Dalam sesi pembukaan, Wakil Rektor IV, Em Em Sutrisna, memberikan pesan mendalam mengenai esensi bekerja di institusi pendidikan tinggi Islam. Ia menegaskan bahwa program “A+ Push The Limit” bukan sekadar pelatihan teknis biasa, melainkan sebuah wadah strategis untuk melakukan transformasi karakter ke arah yang lebih positif dan profesional.
“Program ini harus menjadi titik balik dalam pembentukan karakter kita semua. Saya mengingatkan rekan-rekan untuk senantiasa bersyukur karena telah menjadi bagian dari pegawai tetap di UMS. Wujud syukur paling nyata adalah dengan memberikan kinerja yang terbaik bagi universitas,” ujar Em Sutrisna di hadapan para peserta.
Em Sutrisna juga menambahkan secara tidak langsung bahwa bekerja di UMS merupakan amanah besar yang patut dijaga. Oleh karena itu, pembekalan karakter ini bertujuan agar setiap individu mampu bekerja dengan sungguh-sungguh dan mengerahkan kemampuan semaksimal mungkin. Ia menekankan pentingnya meluruskan niat sejak awal agar setiap peluh dalam bekerja bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Selama tiga hari kegiatan, para tenaga kependidikan diajak untuk keluar dari zona nyaman dan melampaui batasan diri sesuai dengan tema acara, yakni push the limit. Berbagai simulasi kerja sama tim, sesi refleksi diri, hingga diskusi kelompok diberikan guna mempererat sinergi antarunit serta menghilangkan ego sektoral di lingkungan kerja.

Kehadiran para pimpinan DSDMO dalam agenda ini menunjukkan komitmen universitas dalam memanusiakan serta mengembangkan kualitas sumber daya manusianya secara berkelanjutan. Dengan karakter yang kuat dan mentalitas “A+”, para tenaga kependidikan diharapkan mampu memberikan pelayanan prima yang mendukung visi UMS menjadi universitas unggul dan mendunia.
Melalui kegiatan ini, DSDMO UMS berharap semangat yang didapatkan selama pelatihan dapat diimplementasikan secara konsisten di meja kerja masing-masing. Transformasi karakter yang dimulai dari diri sendiri dipercaya akan membawa dampak besar bagi kemajuan institusi secara kolektif menuju masa depan yang lebih cerah.
Penulis: Regi Febrianto
