SURAKARTA – Dsdmo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar rapat finalisasi untuk mematangkan persiapan kegiatan Agile Leadership. Agenda strategis yang dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 ini bertempat di Ruang Pelatihan DSDMO dan melibatkan kolaborasi intensif dengan pihak Edirne guna mencetak pimpinan yang adaptif dan solutif.
Fokus utama dalam pembahasan kali ini adalah tantangan manajerial di tingkat unit, lembaga, hingga fakultas. Selama ini, banyak pimpinan di lingkungan universitas yang harus mengelola sumber daya manusia (SDM) tanpa memiliki latar belakang formal di bidang Human Resource (HR). Kondisi ini sering kali menimbulkan hambatan dalam komunikasi dan pengembangan potensi staf di bawah naungan mereka.

Program Agile Leadership ini dirancang untuk menjembatani celah kompetensi tersebut. Menurutnya, pimpinan fakultas atau unit kerja perlu dibekali dengan instrumen manajerial yang tepat agar pengelolaan manusia tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan pengembangan karier.
Dalam rapat tersebut, ditekankan pula mengenai pentingnya peran pemimpin dalam memberikan dorongan motivasi. Fokus perhatian diberikan pada cara menangani SDM yang performanya mulai menurun. Pimpinan diharapkan mampu melakukan pendekatan persuasif dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapi staf, alih-alih hanya memberikan teguran tanpa arahan.

Secara terpisah, perwakilan dari Edirne menyampaikan secara tidak langsung bahwa kepemimpinan yang tangkas (agile) sangat dibutuhkan di era disrupsi saat ini. Kecepatan pimpinan dalam mengambil keputusan dan kepedulian mereka terhadap kondisi internal tim akan menjadi pembeda utama dalam mencapai target-target universitas ke depan.
Dengan selesainya tahap finalisasi ini, DSDMO optimis kegiatan Agile Leadership yang segera digelar akan memberikan dampak nyata bagi tata kelola organisasi di UMS. Harapannya, setiap pimpinan unit mampu bertransformasi menjadi manajer SDM yang handal demi mewujudkan visi UMS sebagai universitas yang unggul dan mencerahkan.
Penulis: Regi Febrianto
