Baitul Arqom yang dilaksanakan mulai Selasa – Kamis tanggal 14 – 16 Februari 2023 ini berbeda dengan baitul arqom sebelumnya. Baitul Arqom sebelumnya dilaksanakan di dalam satu ruangan saja dan outbond pada pagi harinya, namun Baitul Arqom kali ini dilaksanakan di 3 tempat berbeda dengan tujuan untuk bersilaturrahmi dengan PCM Muhammadiyah Cepogo Boyolali.

Acara yang diikuti 53 Peserta baik dari dosen maupun tenaga kependidikan ini, dibuka oleh Prof. Dr. Sofyan Anif, M. Si selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pada hari pertama Baitul Arqom dilaksanakan di Pondok Mas Mansur UMS yang berlokasi disebelah timur Fakultas Kedokteran UMS. Di hari pertama ini materi yang disampaikan antara lain Paham agama dalam Muhammadiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Dahlan Rais, M.Hum, kemudian materi ke-2 Institusionalisasi dan Internalisasi Al Islam dan Kemuhammadiyahan di UMS oleh Prof. Dr. Sofyan Anif, M. Si, materi yang ke-3 Meneladani Nilai-nilai Perjuangan Tokoh dan Kader Muhammadiyah oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. Tafsir, M.Ag. Dilanjutkan materi yang ke-4, Manhaj Tarjih Muhammadiyah oleh Prof. Dr. MA. Fatah Santoso, M.Ag.

Dihari yang kedua, yaitu Rabu 15 Februari 2023, Baitul Arqom pegawai UMS dilaksanakan di SD Muhammadiyah Program Khusus Cepogo. Dihari yang kedua ini, para peserta Baitul Arqom disuguhi penampilan atraksi Tapak Suci, Angklung serta wayang yang kesemuanya diperankan oleh anak-anak dari SD Muhammadiyah PK Cepogo. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan ramah tamah dari Ketua PCM Cepogo serta dilanjutkan dengan diskusi yang membahas masalah dakwah Muhammadiyah diwilayah Cepogo. Di Sore harinya, peserta melanjutakan kegiatan Baitul Arqom ditempat yang berbeda, yaitu di Bungalow Selo, Boyolali yang terletak dibawah kaki gunung merbabu dan merapi. Di tempat yang baru ini, perwakilan dari PDM Boyolali M. Muslih,M.Ag menyampaikan berkaitan dengan Dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Boyolali.
Baitul Arqom dihari yang ketiga, Kamis / 16 Februari 2023 para peserta Baitul Arqom melakukan jalan sehat dan dialog secara langsung dengan warga yang berada disekitar lokasi Baitul Arqom, dengan tujuan mengetahui kondisi warga sekaligus memberikan informasi secara umum tentang kegiatan Baitul Arqom ini.
Baitul Arqom kali ini diharapkan para peserta mengetahui secara langsung kondisi dakwah lapangan ditingkat PCM maupun PDM. Sehingga mengetahui kesulitan yang dihadapi dalam dakwah dan mampu memberikan solusi dalam dakwah serta saling menguatkan dalam dakwah Muhammadiyah. (sbl)