Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) mengadakan Webinar Series ke-11 Kajian Al-islam dan Kemuhammadiyahan bagi Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kajian ke-11 kali ini disampaikan oleh Drs. H. Sukriyanto AR. M.Hum. sebagai Ketua LSBO Pimpinan Pusat Muhammadiyah. beliau menyampaikan materi tentang Pemikiran dan Strategi Kebudayaan dalam Dakwah Muhammadiyah
Sebagaimana diketahui, kajian seri-1 dilaksanakan tanggal 15 Oktober 2020 dengan narasumber Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si (Ketua Umum PP Muhammadiyah) sedangkan kajian seri ke-2 dilaksanakan pada tanggal 26 November 2020 dengan narasumber Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dengan tema Ideologi Muhammadiyah I: Muqaddimah Anggaran Dasar dan Matan Keyakinan & Cita-cita Hidup Muhammadiyah, Kondisi Kontekstual saat ini. Seri ke-3 tanggal 29 Desember 2020 dengan tema Idiologi Muhammadiyah 2: Kepribadian dan Khittah Perjuangan Muhammadiyah. Seri ke-4 tanggal 22 Januari dengan tema Tujuh Falsafah Perjuangan KH. Ahmad Dahlan oleh Drs. A. Dahlan Rais, M.Hum. Seri ke-5 bertema Muhammadiyah Implementasi Islam Wasathiah dengan narasumber Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA. Seri ke-6 tanggal 25 Maret 2021 Pemikiran KH. Ahmad Dahlan, Tali Pengikat Hidup, Pidato KH. Ahmad Dahlan sebelum meninggal dunia disampaikan oleh Dr. Hamim Ilyas, M.Ag. Seri ke-7 tanggal 26 April 2021 Paradigma Islam Berkemajuan oleh Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si. Serie ke-8 tanggal 29 Juni tentang Manhaj Tarjih Muhammadiyah oleh Prof. Dr. Syamsul Anwar, MA. Serie ke-10 tanggal 1 September dengan tema Pemikiran dan Manhaj Dakwah Muhammadiyah oleh Ustadz Fathurahman Kamal, LC. MA.
Seri ke-10 kali ini dihadiri oleh 517 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UMS. Turut hadir pula oleh Rektor Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., WR I Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, WR IV Prof. Dr. dr Em Sutrisna, M.Kes. WR V Bapak Supriyono, ST., MT., Ph.D. serta Kepala BPSDM Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom.
Rektor Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. menyampaikan bahwa dalam kajian-kajian sebelumnya ada 5 tema besar dan beberapa tema lain yang diusung dalam kajian ini adalah menekankan penguatan ideologi dan meningkatkan pemahaman Muhammadiyah. Dimana Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid, Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan sekarang Muhammadiyah sebagai gerakan modern. Tentu hal ini harus menjadi komitmen kita untuk mendukung satu kekuatan yang utuh dalam memperkuat diri kita masing-masing untuk ikut memberikan kontribusi menambah khasanah dan memperkuat jati diri. Beliau juga berpesan agar Muhammadiyah itu berproses menuju mandiri.
Adapun kesimpulan dari kajian adalah Pelaku dakwah melalui individu maupun kelompok. Kita diseru juga untuk membentuk jama’ah agar dakwah kuat. Yang didakwahi Mad’u/obyek dakwah adalah seluruh manusia dengan berdakwah melalui: (1) Hikmah/bijaksana/baik (2) Manidzah hasanah (3) Memahami obyek dakwah. Dakwah dengan budaya menjadi penting untuk (1) Menghaluskan rasa estetika (2) Menumbuhkan kreativitas (3) Meningkatkan kohesivitas (4) Mengkomunikasikan rasa estetika (5) Mengurangi resiko konflik (6) Membangun keharmonisan.
Seni dalam sejarah Islam: KHA Dahlan adalah seorang yang memiliki jiwa seni. Setiap event konggres dan muktamar selalu ada lagu dan logo. Oleh karena itu tokoh-tokoh muhammadiyah punya jiwa seni yang tinggi. Dulu juga radio-radio swasta dikuasai oleh Nasyiyatul Aisyiyah, makna lagu2 mar Aisyiyah sangat mendalam.
Dakwah kultur dengan pendekatan proses, bahwa dalam melaksanakan dakwah kultural dilakukan dengan pendekatan proses, bukan normative karena fikih itu cenderung hitam putih sehingga perlu pendekatan dengan seni. Bahwa manusia dalam beraktivitas tergantung niat dan tindakannya, sehingga insan Muhammadiyah harus bisa memahami dalam pendekatan berdakwah. Dalam dakwah pendekatan kultural itu memahami manusia dalam berproses.
Muhammadiyah sudah bergerak di bidang ekonomi, budaya, politik, sosial masyarakat. Kalau politik tidak digarap Muhammadiyah maka justru mereka-mereka yang visi misi tidak islami justru akan memegang politik tersebut. Oleh karena itu politik harus digarap dan ini bagian dari dakwah. Menggarap politik berdasarkan pijakan Qur’an dan hadist.
Semoga dengan diadakannya Kajian Bulanan Sivitas Akademika UMS ini dapat memberikan keberkahan bagi kita semua. Sehingga mampu membawa UMS menjadi Amal Usaha yang bisa diandalkan dan menjadi trademark menuju peradaban yang modern memberikan kontribusi yang baik untuk kemajuan UMS dan persyarikatan Muhammadiyah.
silahkan download materi melalui link dibawah ini:





