DSDMO

Akselerasi World Class University, DSDMO UMS Latih Dosen Susun Proposal S3

SurakartaDsdmo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan intensif penulisan proposal S3 bagi para dosen guna mengakselerasi kualitas riset tingkat lanjut. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 13-14 April 2026 ini dilaksanakan di Hotel Grand H.A.P Solo dan diikuti oleh puluhan dosen yang bersiap melanjutkan studi doktoral.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor IV UMS, Em Sutrisna, serta Direktur DSDMO, Tri Widayatno. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan kualifikasi akademik tenaga pendidik menuju standar global.

Dalam sambutannya, Tri Widayatno menekankan bahwa penyusunan proposal riset bukan sekadar formalitas akademik, melainkan langkah awal untuk membawa UMS menuju World Class University (WCU). Melalui bantuan fasilitator profesional, para peserta dibimbing untuk menemukan posisi riset (research positioning) yang kuat sehingga memberikan dampak nyata pada reputasi internasional kampus.

Sambutan oleh WR IV Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes (Photo by Oktavia Farida Asmono)

“Siapkan sebaik-baiknya dan jalankan secara serius. Saya berharap para dosen bisa mengambil manfaat sebesar-besarnya dari pelatihan ini agar riset yang dihasilkan benar-benar berkualitas global,” ujar Tri Widayatno di hadapan para peserta.

Senada dengan hal tersebut, Em Sutrisna memberikan target spesifik bagi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa dalam dua hari pelatihan ini, output yang dihasilkan harus berupa draf proposal disertasi yang siap diajukan minimal tahun ini atau maksimal tahun depan. Menurutnya, keberhasilan studi S3 diukur dari ketepatan waktu kelulusan dan efektivitas penggunaan dana yang diberikan universitas.

Em Sutrisna secara detail memaparkan tiga poin utama yang harus diperhatikan dosen dalam menyusun proposal. Pertama, dosen harus mencari tema unik yang belum banyak dikaji namun sangat dibutuhkan oleh cabang ilmu di program studinya. Kedua, ia menekankan aspek keterjangkauan riset agar dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang logis. Ketiga, para dosen diminta melihat peluang pengembangan riset tersebut, apakah mendapatkan dukungan pendanaan lanjutan dari UMS atau tidak.

Pemberian materi oleh fasilitator dan antusiasme peserta (Photo by Oktavia Farida Asmono)

“Studi S3 yang baik adalah yang selesai tepat waktu dan sesuai dengan dana yang dialokasikan. Oleh karena itu, pemilihan tema harus strategis dan relevan dengan kebutuhan prodi masing-masing,” tutur Em Sutrisna menjelaskan.

Pelatihan ini diharapkan menjadi katalisator bagi para dosen untuk segera merampungkan tahapan awal studi doktoral mereka. Dengan bimbingan intensif, DSDMO optimis kualitas proposal riset dosen UMS akan semakin kompetitif dan mampu menjawab tantangan ilmu pengetahuan di level internasional.

Penulis: Regi Febrianto