DSDMO

Regenerasi Estafet SDM, DSDMO UMS Serahkan SK Pensiun Sekaligus Angkat Dosen Baru

SURAKARTADsdmo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan agenda seremonial penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun sekaligus pengangkatan dosen baru secara bersamaan. Kegiatan yang menjadi bagian dari siklus berkelanjutan manajemen sumber daya manusia ini berlangsung khidmat pada Kamis, 4 Mei 2026. Bertempat di Ruang Sidang Sekretariat Universitas, acara ini menandai fase transisi penting bagi pengabdian para pegawai di lingkungan UMS.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi universitas, di antaranya Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS, KH. Drs. Marpuji Ali, M.Si; Wakil Rektor IV, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes; Direktur DSDMO; serta Kepala Seksi (Kasi) DSDMO. Seremoni ini menggabungkan dua momentum emosional, yakni pelepasan masa bakti bagi pegawai senior yang memasuki masa purna tugas serta penyambutan energi baru melalui pengangkatan dosen kontrak maupun calon pegawai tetap.

Secara rinci, penyerahan dokumen administratif tersebut meliputi SK pensiun bagi dosen tetap, tenaga kependidikan (tendik), dan dosen emeritus. Di sisi lain, universitas juga menyerahkan SK pengangkatan untuk dosen Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) serta dosen Calon Pegawai (Capeg). Langkah integratif ini dilakukan guna memastikan roda akademik dan pelayanan di seluruh program studi UMS tetap berjalan optimal tanpa hambatan operasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor IV UMS, Em, memberikan motivasi khusus bagi para dosen muda yang baru saja menerima SK pengangkatan. Ia menekankan bahwa atmosfer akademik di era modern menuntut kreativitas, produktivitas tinggi, dan akselerasi karier yang cepat. Oleh karena itu, para tenaga pendidik baru tidak boleh cepat berpuas diri dengan status yang baru mereka sandang saat ini.

“Dosen baru diharapkan bisa ambisius untuk mengejar kenaikan pangkat dan jabatan fungsional. Jangan menunda-nunda riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian masyarakat demi mencapai jenjang akademik tertinggi,” ujar Em saat memberikan pengarahan di hadapan para peserta. Ia menambahkan secara tidak langsung bahwa kecepatan dosen muda dalam mengurus jabatan fungsional akan berkontribusi besar pada peningkatan klusterisasi mutu institusi di level nasional.

Senada dengan hal itu, Ketua BPH UMS, Marpuji, memberikan wejangan mendalam mengenai orientasi berkhidmat di perguruan tinggi Islam. Ia mengingatkan bahwa bekerja di lingkungan UMS memiliki nilai ideologis yang berbeda karena berada di bawah naungan organisasi persyarikatan besar. Marpuji menekankan pentingnya menyelaraskan profesionalisme profesi dengan semangat berdakwah.

Marpuji menyampaikan secara tidak langsung bahwa seluruh pegawai wajib memiliki komitmen untuk berkontribusi aktif bagi kemajuan persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, dedikasi yang diberikan di kampus harus berdampak positif bagi persyarikatan serta masyarakat luas.

Penulis : Regi Febrianto