DSDMO

Akselerasi Kualifikasi Dosen, DSDMO UMS Gandeng LPDP Sosialisasikan Beasiswa S3

SURAKARTA – Dsdmo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan monitoring, evaluasi, dan sosialisasi beasiswa S3 Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Agenda krusial yang dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 ini bertempat di Ruang Sidang Badan Pembina Harian (BPH) UMS guna memacu percepatan peningkatan kualifikasi akademik para tenaga pendidik di lingkungan kampus.

Acara penting ini dihadiri langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Wakil Rektor IV, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes., serta puluhan dosen dari berbagai fakultas yang tengah bersiap melanjutkan studi doktoral. Guna memberikan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi terbaru tahun 2026, DSDMO menghadirkan narasumber dari Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP, Gendro Hartono, S.E., M.M., yang mengupas tuntas berbagai peluang serta strategi lolos pendanaan beasiswa bergengsi tersebut.

Dalam sambutannya, Harun memberikan suntikan semangat yang besar sekaligus mendorong para dosen muda untuk tidak menunda-nunda kesempatan emas ini. Ia menegaskan bahwa studi lanjut ke jenjang S3 merupakan langkah mutlak yang harus diambil demi mendongkrak mutu institusi di kancah nasional maupun internasional.

“Peningkatan kapasitas keilmuan melalui gelar doktor adalah kebutuhan mendesak bagi kemajuan UMS. Saya mendorong Anda semua untuk segera mempersiapkan berkas dan mendaftar beasiswa S3 melalui program LPDP ini dengan sungguh-sungguh,” ujar Harun memberikan motivasi di hadapan para peserta.

Sejalan dengan motivasi tersebut, Em menekankan pentingnya penyelarasan antara studi lanjut dengan arah kebijakan pengembangan kampus. Ia menyampaikan secara tidak langsung bahwa para dosen yang menempuh S3 nantinya diharapkan mampu mencapai target kelulusan tepat waktu. Target pencapaian tersebut sangat krusial agar linier dan sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) yang telah disusun rapi oleh pihak universitas demi keberlanjutan mutu akademik yang unggul.

Sementara itu, Gendro selaku perwakilan dari LPDP memberikan paparan komprehensif mengenai mekanisme monitoring, evaluasi, hingga teknis pendaftaran beasiswa. Ia menekankan bahwa selain kesiapan mental, proposal riset yang berdampak luas dan linieritas keilmuan menjadi poin krusial yang dinilai tinggi oleh tim seleksi pusat.

“Kami di LPDP berkomitmen penuh untuk mendukung dosen-dosen berkualitas. Pastikan draf proposal disertasi Anda memiliki kontribusi nyata agar peluang kelulusan semakin terbuka lebar,” tutur Gendro saat membagikan tips strategisnya di ruang sidang.

Antusiasme tinggi terlihat dari puluhan dosen yang aktif bertanya dalam sesi diskusi interaktif. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi para dosen untuk segera merealisasikan rencana studi doktoral mereka dalam waktu dekat. Melalui fasilitasi dari DSDMO ini, UMS optimis jumlah doktor baru di lingkungan kampus akan tumbuh signifikan demi mewujudkan visi menjadi universitas yang unggul dan mencerahkan.